https://go.oclasrv.com/afu.php?id=1484612
loading...
loading...

Laporan Pendahuluan kraniofaringioma

No Comments

  Laporan Pendahuluan kraniofaringioma



A.      Pengertian

Kraniofaringioma adalah tumor yang tumbuh lambat yang dapat tumbuh selama bertahun-tahun sebelum ditemukan. Bisa padat dan / atau kistik. Tumor kistik memiliki kantung atau kantung tertutup yang mengandung cairan yang dibuat oleh tumor. Bagian padat sering mengandung daerah kalsium yang mudah terlihat pada CT scan (lihat Diagnosis). Bagian kistik tumor sering mengandung protein dalam jumlah sangat tinggi.

B.       Epidermologi

Kraniofaringioma menyumbang sekitar 6% dari semua tumor otak pada anak-anak. Hal ini didiagnosis paling sering antara usia 5 dan 14, tetapi mungkin bagi seseorang dari segala usia untuk didiagnosis dengan kraniofaringioma. Sekitar 160 anak di bawah usia 15 tahun akan didiagnosa menderita penyakit ini tahun ini. Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun memberi tahu Anda persentase bayi yang tinggal setidaknya 5 tahun setelah tumor ditemukan. Persen berarti berapa banyak dari 100. Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun dan tingkat kelangsungan hidup 10 tahun untuk anak-anak dengan kraniofaringoma lebih tinggi dari 90%. Penting untuk diingat bahwa statistik tentang tingkat kelangsungan hidup anak-anak dengan kraniofaringioma adalah perkiraan. Perkiraan tersebut berasal dari data tahunan berdasarkan jumlah anak penderita kraniofaringioma di Amerika Serikat. Orang harus berbicara dengan dokter anak mereka jika mereka memiliki pertanyaan tentang informasi ini. Selain itu, para ahli mengukur statistik kelangsungan hidup setiap 5 tahun sekali. Jadi perkiraan tersebut mungkin tidak menunjukkan hasil diagnosis atau perawatan yang lebih baik yang tersedia kurang dari 5 tahun. Pelajari lebih lanjut tentang memahami statistik.

C.       Faktor Resiko

Faktor risiko adalah sesuatu yang meningkatkan kemungkinan seseorang terkena tumor. Penyebab kraniofaringioma tidak diketahui, dan tidak ada faktor risiko yang terbukti.

D.      Gejala dan Tanda

 Gejala kraniofaringioma bisa disebabkan oleh perubahan hormonal, tekanan membangun di otak, atau oleh tumor yang menekan saraf atau pembuluh darah sehingga otak tidak bisa berfungsi dengan baik di daerah tersebut. Umumnya, kraniofaringioma tidak didiagnosis sampai anak memiliki gejala. Anak-anak dengan kraniofaringioma mungkin mengalami gejala atau tanda yang tercantum di bawah ini.

Gejala umum meliputi:

1.         Sakit kepala, yang mungkin parah dan parah di pagi hari
2.         Mual dan / atau muntah
3.         Kesulitan dengan keseimbangan
4.         Meningkatnya kantuk atau kelelahan
5.         Mood atau perubahan perilaku

Gejala spesifik lokasi meliputi:

1.         Visi berubah, blurriness, atau kehilangan penglihatan tepi
2.         Haus yang berlebihan
3.         Meningkat buang air kecil
4.         Pertumbuhan yang lambat atau terhenti
5.         Berat badan berlebih
6.         Pubertas dini atau tertunda


E.       Diagnosis

 Bagi sebagian besar tumor, biopsi adalah satu-satunya cara yang pasti bagi dokter untuk mengetahui apakah area tubuh memiliki tumor. Dalam biopsi, dokter mengambil sampel jaringan kecil untuk diujicobakan di laboratorium. Jika biopsi tidak memungkinkan, dokter mungkin menyarankan tes lain yang akan membantu diagnosis.

       Faktor-faktor ini saat memilih tes diagnostik:


1.         Jenis tumor dicurigai
2.         Tanda dan gejala anak Anda
3.         Usia dan kondisi kesehatan anak Anda
4.         Hasil tes medis terdahulu

Tes yang tercantum di bawah ini dapat digunakan untuk mendiagnosis kraniofaringioma. Daftar ini menjelaskan pilihan untuk mendiagnosis kraniofaringioma. Tidak semua tes yang tercantum di bawah ini akan digunakan untuk setiap anak.

1.   Pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa kepala dan tubuh anak Anda dan mengajukan pertanyaan tentang gejala yang dia alami dan riwayat kesehatannya. Ini mungkin termasuk tes untuk memeriksa visi, pertumbuhan dan perkembangan anak Anda, dan fungsi otak.
2.   Tes darah. Dokter mungkin merekomendasikan tes darah yang berbeda, termasuk tes yang mengukur kadar hormon tertentu.
3.    Biopsi. Biopsi adalah pemindahan dan pemeriksaan tumor kecil.
4.    Tes pencitraan
Ada 2 jenis utama tes pencitraan yang digunakan untuk menemukan kraniofaringioma.
a)  Computed tomography (CT atau CAT) scan. CT scan membuat gambar 3 dimensi otak menggunakan sinar-x yang diambil dari sudut yang berbeda. Sebuah komputer menggabungkan gambar-gambar ini ke dalam tampilan cross-sectional yang mendetail yang menunjukkan kelainan, termasuk tumor. Terkadang, zat warna khusus yang disebut media kontras diberikan saat pemindaian memberikan detail lebih baik. Pewarna ini disuntikkan ke dalam vena pasien.


b)  Magnetic Resonance Imaging (MRI). MRI menggunakan medan magnet, bukan sinar-x, untuk menghasilkan gambaran rinci tentang otak dan / atau kolom tulang belakang. MRI dapat digunakan untuk mengukur ukuran tumor. Pewarna khusus yang disebut media kontras diberikan sebelum pemindaian untuk membuat gambar yang lebih jelas. Pewarna ini disuntikkan ke dalam vena pasien.


berkomentarlah dengan baik disini Dear readers, after reading the Content please ask for advice and to provide constructive feedback Please Write Relevant Comment with Polite Language.Your comments inspired me to continue blogging. Your opinion much more valuable to me. Thank you.

Kesehatan

loading...
loading...