https://go.oclasrv.com/afu.php?id=1484612
loading...

Disfungsi Motilitas Gastrointestinal NANDA NIC NOC

No Comments

Disfungsi Motilitas Gastrointestinal


Definisi : Peningkatan, penurunan, ketidakefektifan, atau kurang aktivitas peristaftic didalam system gastrointestinal.

Batasan Karakteristik
·         Kram abdomen
·         Distensi abdomen
·         Nyeri abdomen
·         Tidak fIactus
·         Akselerasi pengosongan lambung
·         Residu lambung berwarna empedu
·         Perubahan bising usus (mis., tidak ada, hipoaktif, hiperaktif)
·         Diare
·         Kesulitan mengeluarkan feses
·         Feses kering
·         Feses keras
·         Peningkatan residu lambung
·         Mual
·         Regurgitas
·         Muntah

Faktor Yang Berhubungan :
·         Penurunan
·         Ansietas
·         Pemberian makanan enterai
·         Intoleransi makanan (mis.gluten, laktosa)
·         Imobilitas
·         Makan kontaminan (mis., makanan, air)
·         Malnutrisi
·         Mediaksil (mis.,narkotik/opiate, laksatif. antibiotic, anestesi)
·         Prematuritas
·         Gaya hidup monoton
·         Pembedahan

Tujuan dan Kriteria Hasil :
NOC
·         Gastrointestinal Function
·         Bowel Continence
Kriteria Hasil :
·         Tidak ada distensi abdomen
·         Tidak ada kram abdomen
·         Tidak ada nyeri abdomen
·         Peristaltic usus dalam batas normal 15-30x/menit
·         Frekuensi, warna, konsistensi, banyaknya feses dalam batas normal
·         Tidak ada darah di feses
·         Tidak ada diare
·         Tidak ada mual dan muntah
·         Nafsu makan  meningkat

Intervensi keperawatan :
NIC
Tube Care Gastrointestinal
·         Monitor TTV
·         Monitor status cairan dan elektrolit
·         Monitor bising usus
·         Monitor irama jantung
·         Catat intake dan output secara akurat
·         Kaji tanda-tanda gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
·         (membran mukosa kering, sianosis, jaundice)
·         Kelola pemberian suplemen elektrolit sesuai instruksi dokter
·         Kolaborasi dengan ahil gizi jumlah kalori dan jumlah zat gizi yang dibutuhkan
·         Pasang NGT jika diperlukan
·         Monitor warna dan konsistensi dari naso gastric output
·         Monitor diare

Bowel Inkontinence care
·         Perkirakan penyebab fisik dan psikologi dan inkontimemsia fekal
·         Jelaskan penyebab masalah dan rasional dari tindakan
·         Jelaskan tujuan dan managemen bowel pada pasien/keluarga
·         Diskusikan prosedur dan criteria hasil yang diharapkan bersama pasien
·         Instruksikan pasien/keluarga untuk mencatat keluaran feses
·         Cuci area perianal dengan sabun dan air lalu keringkan
·         Jaga kebersihan baju dan tempat tidur
·         Lakukan program latihan BAB
·         Monitor efek samping pengobatan
·         Bowel Training
·         Rencanakan program BAB dengan pasien dan pasien yang lain
·         Konsul ke dokter jika pasien memerlukan suppositoria
·         Ajarkan ke pasien/keluarga tentang prinsip latihan BAB
·         Anjurkan pasien untuk cukup minum
·         Jaga privasi klien
·         Kolaborasi pemberian suppositoria jika memungkinkan
·         Evaluasi status BAB secara rutin
·         Modifikasi program BAB jika diperlukan.
Bowel Irrigation
Gastrointestinal Tube Medication Administrasion : EnteraI

DAFTAR PUSTAKA :
Nurarif .A.H. dan Kusuma. H. (2015). APLIKASI Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta:  MediAction.



Disfungsi Motilitas Gastrointestinal

Definisi : Peningkatan, penurunan, ketidakefektifan, atau kurang aktivitas peristaftic didalam system gastrointestinal.

Batasan Karakteristik
·         Kram abdomen
·         Distensi abdomen
·         Nyeri abdomen
·         Tidak fIactus
·         Akselerasi pengosongan lambung
·         Residu lambung berwarna empedu
·         Perubahan bising usus (mis., tidak ada, hipoaktif, hiperaktif)
·         Diare
·         Kesulitan mengeluarkan feses
·         Feses kering
·         Feses keras
·         Peningkatan residu lambung
·         Mual
·         Regurgitas
·         Muntah

Faktor Yang Berhubungan :
·         Penurunan
·         Ansietas
·         Pemberian makanan enterai
·         Intoleransi makanan (mis.gluten, laktosa)
·         Imobilitas
·         Makan kontaminan (mis., makanan, air)
·         Malnutrisi
·         Mediaksil (mis.,narkotik/opiate, laksatif. antibiotic, anestesi)
·         Prematuritas
·         Gaya hidup monoton
·         Pembedahan

Tujuan dan Kriteria Hasil :
NOC
·         Gastrointestinal Function
·         Bowel Continence
Kriteria Hasil :
·         Tidak ada distensi abdomen
·         Tidak ada kram abdomen
·         Tidak ada nyeri abdomen
·         Peristaltic usus dalam batas normal 15-30x/menit
·         Frekuensi, warna, konsistensi, banyaknya feses dalam batas normal
·         Tidak ada darah di feses
·         Tidak ada diare
·         Tidak ada mual dan muntah
·         Nafsu makan  meningkat

Intervensi keperawatan :
NIC
Tube Care Gastrointestinal
·         Monitor TTV
·         Monitor status cairan dan elektrolit
·         Monitor bising usus
·         Monitor irama jantung
·         Catat intake dan output secara akurat
·         Kaji tanda-tanda gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
·         (membran mukosa kering, sianosis, jaundice)
·         Kelola pemberian suplemen elektrolit sesuai instruksi dokter
·         Kolaborasi dengan ahil gizi jumlah kalori dan jumlah zat gizi yang dibutuhkan
·         Pasang NGT jika diperlukan
·         Monitor warna dan konsistensi dari naso gastric output
·         Monitor diare

Bowel Inkontinence care
·         Perkirakan penyebab fisik dan psikologi dan inkontimemsia fekal
·         Jelaskan penyebab masalah dan rasional dari tindakan
·         Jelaskan tujuan dan managemen bowel pada pasien/keluarga
·         Diskusikan prosedur dan criteria hasil yang diharapkan bersama pasien
·         Instruksikan pasien/keluarga untuk mencatat keluaran feses
·         Cuci area perianal dengan sabun dan air lalu keringkan
·         Jaga kebersihan baju dan tempat tidur
·         Lakukan program latihan BAB
·         Monitor efek samping pengobatan
·         Bowel Training
·         Rencanakan program BAB dengan pasien dan pasien yang lain
·         Konsul ke dokter jika pasien memerlukan suppositoria
·         Ajarkan ke pasien/keluarga tentang prinsip latihan BAB
·         Anjurkan pasien untuk cukup minum
·         Jaga privasi klien
·         Kolaborasi pemberian suppositoria jika memungkinkan
·         Evaluasi status BAB secara rutin
·         Modifikasi program BAB jika diperlukan.
Bowel Irrigation
Gastrointestinal Tube Medication Administrasion : EnteraI

DAFTAR PUSTAKA :
Nurarif .A.H. dan Kusuma. H. (2015). APLIKASI Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta:  MediAction.


berkomentarlah dengan baik disini Dear readers, after reading the Content please ask for advice and to provide constructive feedback Please Write Relevant Comment with Polite Language.Your comments inspired me to continue blogging. Your opinion much more valuable to me. Thank you.

Kesehatan

loading...